Materi 3
Derivasi Kalimat Dan Penentuan Bahasa
- Derivasi adalah proses pembentukan sebuah kalimat atau sentensial. Sebuah derivasi dilambangkan sebagai : ɑ→β.
- Sentensial adalah string yang tersusun atas simbol-simbol terminal atau simbol-simbol non terminal atau campuran keduanya.
- Kalimat adalah string yang tersusun atas simbol-simbol terminal,, sehingga kalimat merupakan kasus khusus dari sentensial.
- Terminal berasal dari kata terminate (berakhir), maksudnya derivasi berakhir jika sentensial yang dihasilkan adalah sebuah kalimat (yang tersusun atas simbol-simbol terminal itu). umumya simbol terminal disimbolkan dengan huruf kecil.
- Non terminal berasal dari kata not terminate (belum/tidak berakhir), maksudnya derivasi belum/tidak berakhir jika sentensial yang dihasilkan mengandung simbol non terminal. umumnya simbol non terminal disimbolkan dengan huruf besar.
Grammar G didefinisikan sebagai pasangan 4 tuple : VT, VN, S, dan Q dan dituliskan sebagai G(VT, VN, S, Q) dimana :
- VT : himpunan simbol-simbol terminal
- VN : himpunan simbol-simbol non terminal
- S : simbol awal (simbol start)
- Q : himpunan produksi
Contoh soal, Tentukan bahasa dari masing-masing gramar berikut :
1. G1 dengan Q1 = {1.S→aAa, 2.A→aAa, 3.A→b}
jawab :
Derivasi kalimat terpendek :
S→aAa (1)
→aba (2)
Derivasi kalimat umum :
S → aAa (1)
→aaAaa (2)
…
→anAan(2)
→ anban (3)
Dari pola kedua kalimat dapat disimpulkan : L1(G1)={ anban|n>1}n ≥1}
2. G2 dengan Q2 = {1. S→aS, 2. S→A=aB, 3. B→bC, 4. C→aC, 5. C→a}
jawab :
Derivasi kalimat terpendek :
S→aB (2)
→abC (3)
→aba (5)
Derivasi kalimat umum :
S→aS (1)
→aaS (1)
→aaaB (2)
→aaabC (3)
→aaabaC (4)
→aaabaa (5)
→anbam
Dari pola kedua kalimat dapat disimpulkan : L1(G2)={anbam|n≥1,m ≥1}
Komentar
Posting Komentar